NewsPendidikanPeristiwa

Alumni SMPN 5 Kota Sukabumi Dukung Pemerintah, Tetapkan Tanggap Darurat Covid 19.

SUKABUMI, SNEWS. Ikatan Keluarga Alumni SMPN 5 Kota Sukabumi ( IKASPANMA)  mendukung keputusan Pemerintah Republik Indonesia  atas pemberlakukan status tanggap darurat covid 19 sampai tanggal 29 mei 2020, mendatang,  yang salah satunya adanya pelarangan kepada masyarakat untuk  melakukan sebuah kegiatan sosial dengan jumlah banyak orang.

Terkait hal tersebut IKASPANMA Sukabumi sepakat menunggu hasil keputusan Pemerintah  dan bersedia menunda acara reuni akbar alumni SMPN 5 Kota Sukabumi hingga waktu yang telah ditentukan Untuk melaksanakan reuni tersebut.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni SMPN 5  Kota Sukabumi ( IKASPANMA) Asep Adi Surya mengatakan. Kami dari Jajaran Ikaspanma dan panitia reuni akbar alumni SMPN 5 Kota Sukabumi, sudah bertemu dengan Pemerintah Desa  setempat, dan  tokoh masyarakat,  bahwa untuk  pelaksanaan reuni akbar alumni SMPN 5 Kota Sukabumi akan menunggu instruksi dari  pemangku kebijakan .

“Kami panitia pelaksana reuni, telah mensosialisasikan kepada tokoh masyarakat  bahwa pelaksanaan reuni akbar alumni SMPN 5 Kota Sukabumi akan digelar pada tanggal 7 Juni 2020. namun demikian sambil  menunggu status tanggap darurat Covid 19 berakhir pada 29 Mei 2020 mendatang

“Bapak bapak sekalian mengenai waktu pelaksanaan reuni akbar, nanti kita akan sampaikan kembali, setelah adanya keputusan pemerintah masa berakhir tanggap darurat covid 19. yaitu tanggal 29 Mei 2020, sekali lagi terima kasih kepada bapa bapak semua atas  partisipasi dan suportnya kepada kami,”terang Ketua Umum Ikaspanma Sukabumi Asep Adi Surya kepada wartawan usai bertemu warga Sudajaya Girang Sukabumi rabu ( 25/3/2020)_.

BACA JUGA : Seluruh THM Kota Sukabumi Ditutup Sementara Waktu , Antisipasi Pandemi Covid 19

Sedangkan menurut  ketua panitia reuni akbar alumni SMPN 5 Kota Sukabumi Bah Berry menjelaskan. Pihaknya akan selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait  mentaati aturan serta, regulasi – regulasi yang berlaku khususnya di Pemerintahan Desa Sudajaya Girang, yang lebih intens lagi dimana penyelenggaraan  ditetapkan pada tanggal 7 Juni 2020.Namun demikian karena adanya massa tanggap darurat Covid 19 kamipun akan menunggu hingga massa tanggap darurat tersebut selesai,”harapnya.

Reporter : HR

Editor   : JAY

Lihat Selengkapnya

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close