KabupatenNewsSeputar Desa

Tercium Gelapkan Dana Desa 1,3 Miliar, Mantan Kades Bantargebang Sukabumi Digiring Kejaksaan

Tercium Gelapkan Dana Desa 1,3 Miliar, Mantan Kades Bantargebang Sukabumi Digiring Kejaksaan

SUKABUMI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengiring mantan Kepala Desa (Kades) Bantargebang, Kecamatan Bantargadung, berinisial AR (43) diduga melakukan Tindak Pidanan Korupsi (Tipikor) pengelolaan keuangan Desa.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan penangana Tim Penyidik Kejari Kabupaten Sukabumi, ada dana desa yang diindikasikan digelapkan oleh AR pada anggaran tahun 2017-2019 dengan total keseluruhan yang cukup pantastis sekitar Rp 1,3 miliar.

“Februari 2020 lalu, AR sempat dilakukan pemanggilan, tapi tersangka dinilai tidak kooparatif sehingga kami melakukan jemput paksa pada 14 Agustus 2020 kemarin,” ujar Kajari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto kepada awak media, Rabu (19/08/20).

Dalam kasus dugaan Tipikor yang dijeratkan pada AR yang merupakan Kades periode 2013-2019 yang saat itu, dimasa kepemimpinan AR mengelola anggaran dana desa pada tahun 2017 senilai Rp 1, 7 miliar dan tahun 2018 senilai Rp 1,5 miliar.

“Dari hasil pemeriksaan, kerugian negaraa pada tahun 2017 senilai Rp 781 juta dan tahun 2018 Rp 557 juta. Adapun pelanggaran yang dilakukan tersangka yakni mulai dari tanda terima dan LKPJ tidak sesuai dan pekerjaan fisik tidak ada kegiatan atau fiktif,” papar Bambang.

Ditempat terpisah Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Sukabumi, Andreas Tarigan menambahkan, perbuatan tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 8 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Saat ini, pelaku kena ancaman minimal 4 tahun hingga 20 dan 1 tahun hingga 20 tahun kurungan penjara,” singkat Andreas.(Red/Rd)

Lihat Selengkapnya

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close