EdukasiGaya HidupHiburanInfo LainKomunitasLifeOlahragaOtotekno
Trending

Ratusan penghobi motor lumpur berkumpul di Lapang Ciareuy

Sukabumi | Ratusan penghobi motor lumpur berkumpul di Lapang Ciareuy, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2020). Para offroader datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Anniversary ke 4 Cikidang Trail Adventure (CTAR).

Sekitar 700 offroader wisata adventure tersebut berasal dari Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Mereka akan mencoba trek tanah dengan jarak tempuh 80 KM dimana start dan finish di lapang Ciareuy, Setiap trek yang dilalui disuguhi rintangan sekaligus panorama indah.

Dalam sambutannya, H. Marwan Hamami mengatakan, event semacam trail adventure bisa membuka potensi bagi pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Bahkan bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. “Komunitas bisa mencermati semua potensi ini. Tempat yang dijadikan wisata bisa berdampak positif bagi pemberdayaan anak muda,” ujarnya.

Maka dari itu, dirinya meminta setiap daerah di Kabupaten Sukabumi dapat mengoptimalkan potensi yang ada. Bahkan, daerah Cikidang pun bisa didorong untuk wisata adventure. “Selama ini Cikidang terkenal dengan arum jeramnya. Kita dorong ke wisata adventure. Apalagi banyak pilihan rute dan tantangan untuk wisata otomotif”

Selain trail adventure, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus membuat terobosan. Salah satunya lewat pembangunan sirkuit permanen di Manangel. “Ini untuk mendorong atlet motor agar bersaing di tingkat nasional ataupun internasional,” ungkapnya.

Bupati berharap semua peserta dapat menikmati alam Sukabumi. Terutama suasana Cikidang yang eksotis.

“Dalam wisata adventure ini, saya berharap semua peserta bisa menikmati suasana alam Cikidang yang indah,” pungkasnya

Ditempat yang sama, Ketua Umum CTAR, Novi, mengatakan kegiatan anniversary ke 4 tersebut diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi sekaligus melestarikan alam, terutama di Cikidang.

” acara telah dimulai sehari sebelumnya, diawali baksos khitanan massal terus santunan yatim piatu dan jompo”. jelasnya

Lihat Selengkapnya

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close