Info LainKabupatenNewsPemerintahanPeristiwaSeputar Desa

Ambruknya TPT Pintu Irigasi Cipendeuy Sukabumi 2018, Balai PSDA Provinsi Terkesan Lamban

Sejak diterjang longsor pada Desember 2018, Tembok Penahan Tebing (TPT) pada pintu irigasi Bendungan Cipendeuy, di Kampung Cikarang RT 47/09, Desa/Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tak kunjung mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Provinsi.

SUKABUMI I Pantauan dilokasi longsoran pada TPT dibahu pintu irigasi milik Pemprov tersebut, terlihat semakin menghawatirkan dan mengancam keselamatan jiwa satu keluarga yang tinggal di bangunan satu rumah yang ditinggali keluarga dari petugas penjaga pintu irigasi Cipendeuy.

“Kalo dihitung dari pas kejadian tergerusnya TPT irigasi Cipendeuy, sudah hampir 14 bulan dibiarkan begitu saja, malah kondisi ambruknya TPT semakin melebar dan meluas, selain terus tergerus arus sungai Bendungan Cipendey yang deras saat musim hujan, juga mengancam ambruknya jembatan Cipendeuy penghubung Kota dan Kabupaten Sukabumi,” kata Didi yang tinggal tidak jauh dari Irigasi Cipendeuy, saat ditemui indeksnews.com, beberapa waktu lalu

Dengan kondisi ambruknya TPT milik PSDA Provinsi tersebut, pihak Desa muapun Kecamatan Gunungguruh sudah melakukan laporan kondisi ambruknya TPT Irigasi Cipendeuy kepada pihak BPBD Kabupaten, maupun ke Balai PSDA Provinsi. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan segera dilakukan perbaikan secara permanen maupun sementara.

“Dari pas kejadian, kami dari Kecamatan sudah melaporkan kejadian ini kepihak BPBD, Bupati maupun PSDA, tapi belum ada tindak lanjutnya. Secara kasat mata, longsoran TPT tersebut tidak bisa dibiarkan terlalu lama, ini bisa meluas dan mengancam rumah yang ditinggali warga, yang paling dikawatirkan bisa merambat ke kontruksi pintu irigasi dan jembatan diatasnya,” ujar Erry Eristanto yang saat itu masih menjabat Camat Gunungguruh priode 2019.

BACA JUGA : Ratusan penghobi motor lumpur berkumpul di Lapang Ciareuy

Dikompirmasi diruang kerjanya,Kepala Seksi Bidang Irigasi UPT Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi, Ikbal Maulan, masih memberikan pemaparan tanggapan serupa, saat dikonfirmasi Januari 2019. Terakit ambruknya TPT pada Daerah Irigasi (DI) di pintu irigasi Cipendeuy, Kecamatan Gunungguruh, masih dalam tahap mengajukan ke pihak provinsi dan kalo di acc Pemprov, tahun 2020 bisa diperbaiki.

“Saat ini masih awal tahun kang, DPA masih dalam tahap proses pengajuan dan pelaksanaan. Terakit yang Cipendeuy, memang pernah ada anggaran untuk pemeliharaan tapi bukan untuk TPT yang ambruk, tapi untuk pemeliharaan disekitar Irigasi Cipendeuy yang sempat banjir dan meluap” cetus Iklbal.

Masih kata Ikbal, Balai PSDA Pemprov, di tahun 2020 menganggarkan anggaran Kebenacanaan sekitar Rp 8,5 miliaran rupiah untuk semua titik yang dilaporkan terkena dampak bencana di tahun 2019.

“Gubernur sebelumnya meminta rencana pengajuan anggaran bencana yang terjadi di tahun 2019, kalo di Acc di tahun 2020 bisa dilaksanakan dengan pengajuan anggaran sekitar Rp 8,5 Miliaran. Itu lihat dari paling bayak kejadian bencana di wilayah Pajampangan Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, itu untuk Daerah Irigasi,” tandas Ikbal.

 

Reporter : Rudi Samsidi

Kata Kunci
Lihat Selengkapnya

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close